Di era digital seperti sekarang, website sudah menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pemilik bisnis. Website bukan hanya tempat menampilkan informasi, tetapi juga menjadi media untuk membangun kepercayaan, memperkenalkan layanan, hingga membantu calon pelanggan melakukan pemesanan atau menghubungi bisnis dengan lebih mudah.
Namun, masih banyak pemilik bisnis yang membuat website hanya sekadar “yang penting punya”. Akibatnya, website tidak bekerja secara maksimal dan justru kurang membantu perkembangan bisnis. Berikut beberapa kesalahan umum yang sering terjadi saat membuat website.
1. Tidak Menentukan Tujuan Website dengan Jelas
Kesalahan pertama adalah membuat website tanpa tujuan yang jelas. Ada bisnis yang ingin membuat website untuk company profile, ada yang ingin menampilkan produk, menerima booking, mengumpulkan leads, atau mendukung iklan digital.
Jika tujuan website tidak jelas sejak awal, maka struktur halaman, isi konten, dan tombol ajakan seperti WhatsApp atau form booking juga akan kurang terarah. Website yang baik harus dibuat sesuai kebutuhan bisnis, bukan hanya terlihat bagus secara tampilan.
2. Tampilan Tidak Mobile Friendly
Sebagian besar orang saat ini membuka website melalui handphone. Karena itu, website harus nyaman dilihat dari layar mobile.
Kesalahan yang sering terjadi adalah tampilan website bagus di laptop, tetapi berantakan saat dibuka di HP. Teks terlalu kecil, tombol sulit diklik, gambar terpotong, atau tabel tidak terbaca. Hal seperti ini bisa membuat pengunjung cepat keluar dari website.
Website yang profesional harus responsif, ringan, dan mudah digunakan di semua perangkat.
3. Kontak Sulit Ditemukan
Website bisnis seharusnya memudahkan calon pelanggan untuk menghubungi pemilik bisnis. Namun, banyak website yang justru menyembunyikan informasi kontak.
Tombol WhatsApp tidak terlihat, nomor telepon tidak jelas, alamat tidak lengkap, atau tidak ada tombol booking yang mudah ditemukan. Padahal, semakin mudah pelanggan menghubungi bisnis, semakin besar peluang terjadinya penjualan.
Untuk bisnis jasa, tour, travel, villa, restaurant, atau layanan lokal, tombol WhatsApp dan informasi kontak sangat penting.
4. Konten Terlalu Sedikit atau Kurang Meyakinkan
Website bukan hanya soal desain, tetapi juga soal informasi. Banyak website terlihat bagus, tetapi isinya terlalu sedikit. Pengunjung akhirnya tidak mendapatkan alasan yang cukup untuk percaya atau membeli.
Contohnya, halaman layanan hanya berisi satu paragraf pendek tanpa detail. Tidak ada penjelasan manfaat, proses kerja, harga, testimoni, portofolio, atau pertanyaan umum.
Konten yang baik harus menjawab pertanyaan calon pelanggan sebelum mereka bertanya langsung.
5. Tidak Memperhatikan Kecepatan Website
Website yang lambat bisa membuat pengunjung pergi sebelum halaman selesai terbuka. Penyebabnya bisa karena gambar terlalu besar, terlalu banyak plugin, hosting kurang stabil, atau desain yang terlalu berat.
Kecepatan website sangat penting, terutama untuk pengguna mobile. Website yang ringan dan cepat akan memberikan pengalaman yang lebih baik serta terlihat lebih profesional.
6. Tidak Ada Call to Action yang Jelas
Call to Action adalah arahan kepada pengunjung untuk melakukan tindakan tertentu, seperti “Booking Sekarang”, “Hubungi Kami”, “Lihat Paket”, atau “Konsultasi Gratis”.
Kesalahan yang sering terjadi adalah website hanya menampilkan informasi, tetapi tidak mengarahkan pengunjung untuk mengambil langkah berikutnya. Akibatnya, calon pelanggan bingung harus melakukan apa setelah membaca halaman website.
Setiap halaman penting sebaiknya memiliki tombol ajakan yang jelas dan mudah ditemukan.
7. Mengabaikan SEO Dasar
SEO membantu website lebih mudah ditemukan di Google. Banyak pemilik bisnis membuat website, tetapi tidak memperhatikan judul halaman, meta description, struktur heading, kata kunci, kecepatan website, dan pendaftaran ke Google Search Console.
Tanpa SEO dasar, website tetap bisa online, tetapi sulit ditemukan oleh calon pelanggan yang mencari layanan melalui Google.
Website yang baik sebaiknya tidak hanya bagus secara visual, tetapi juga disiapkan agar memiliki peluang muncul di hasil pencarian.
8. Tidak Menampilkan Bukti Kepercayaan
Calon pelanggan biasanya ingin merasa yakin sebelum menghubungi atau membeli. Karena itu, website sebaiknya menampilkan elemen yang membangun kepercayaan.
Contohnya:
- Testimoni pelanggan
- Foto hasil kerja atau portofolio
- Logo client
- Alamat bisnis
- Galeri kegiatan
- Informasi legalitas jika ada
- Link media sosial
Tanpa bukti kepercayaan, website bisa terlihat kurang meyakinkan, apalagi untuk bisnis yang baru dikenal calon pelanggan.
9. Desain Bagus, Tapi Tidak Fokus pada Pengalaman Pengguna
Desain yang menarik memang penting, tetapi jangan sampai mengorbankan kenyamanan pengunjung. Website yang terlalu ramai, banyak animasi, warna tidak konsisten, atau struktur menu membingungkan bisa membuat pengunjung kesulitan.
Website yang baik harus memiliki tampilan yang rapi, mudah dibaca, dan alurnya jelas. Pengunjung harus bisa menemukan informasi penting dengan cepat.
10. Tidak Melakukan Update Website
Website yang sudah dibuat tetap perlu dirawat. Banyak pemilik bisnis membiarkan website tidak diperbarui dalam waktu lama. Informasi harga sudah berubah, paket layanan tidak tersedia, gambar lama, atau kontak sudah tidak aktif.
Website yang jarang diperbarui bisa membuat bisnis terlihat kurang aktif. Karena itu, penting untuk melakukan update konten secara berkala agar informasi tetap relevan.
Kesimpulan
Membuat website bisnis tidak cukup hanya dengan tampilan yang menarik. Website harus memiliki tujuan yang jelas, mudah diakses melalui mobile, cepat dibuka, memiliki konten yang meyakinkan, serta memudahkan calon pelanggan untuk menghubungi bisnis.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, website dapat menjadi aset digital yang membantu bisnis terlihat lebih profesional, meningkatkan kepercayaan, dan membuka peluang mendapatkan lebih banyak pelanggan.
Jika Anda ingin memiliki website bisnis yang profesional, responsif, dan siap digunakan untuk kebutuhan promosi digital, Karyalokart siap membantu membuat website yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.